Kebijakan Penggunaan Artificial Intelligence (AI)

Rakyat-Indonesia.com memanfaatkan perkembangan teknologi digital, termasuk Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan, sebagai alat bantu dalam proses kerja redaksi, produksi konten, riset, pengolahan data, distribusi informasi, dan pengembangan produk media.

Penggunaan AI dilakukan dengan tetap menempatkan manusia sebagai penanggung jawab utama dalam proses editorial.

Rakyat-Indonesia.com memandang AI sebagai alat bantu, bukan pengganti fungsi jurnalistik, pertimbangan editorial, verifikasi, maupun tanggung jawab redaksi.

Prinsip Dasar

Pemanfaatan AI di lingkungan Rakyat-Indonesia.com berpegang pada prinsip:

  • Akurasi;
  • Transparansi;
  • Verifikasi;
  • Akuntabilitas;
  • Independensi editorial;
  • Perlindungan sumber;
  • Perlindungan data dan privasi;
  • Penghormatan terhadap hak cipta;
  • Kepentingan publik;
  • serta kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber.

AI sebagai Alat Bantu

AI dapat digunakan untuk membantu pekerjaan redaksi, antara lain:

  • Merangkum dokumen atau data;
  • Membantu riset awal;
  • Membantu menyusun transkrip;
  • Membantu penerjemahan;
  • Membantu penyuntingan bahasa;
  • Membantu penyusunan metadata;
  • Membantu optimasi judul dan deskripsi;
  • Membantu pengelompokan topik;
  • Membantu analisis data;
  • Membantu ideasi konten;
  • Membantu pembuatan ilustrasi atau materi visual;
  • Membantu proses distribusi dan pengelolaan konten.

Penggunaan AI dalam proses tersebut tidak menghilangkan kewajiban verifikasi dan penilaian editorial oleh manusia.

Tanggung Jawab Editorial Tetap pada Manusia

Setiap berita, artikel, visual, atau konten lain yang diterbitkan Rakyat-Indonesia.com tetap berada di bawah tanggung jawab redaksi.

AI tidak memiliki kewenangan untuk mengambil keputusan editorial akhir secara mandiri.

Keputusan mengenai:

  • Layak atau tidaknya sebuah berita diterbitkan;
  • Validitas informasi;
  • Judul berita;
  • Konteks pemberitaan;
  • Keberimbangan;
  • Perlindungan narasumber;
  • Koreksi;
  • Pencabutan berita;
  • serta penyelesaian sengketa jurnalistik,

tetap menjadi tanggung jawab editor atau redaksi yang berwenang.

Verifikasi Informasi

Setiap informasi yang diperoleh atau diolah dengan bantuan AI harus diverifikasi sebelum dipublikasikan.

Redaksi tidak boleh menganggap hasil AI sebagai fakta yang pasti benar.

AI dapat menghasilkan informasi yang:

  • Tidak akurat;
  • Tidak lengkap;
  • Tidak kontekstual;
  • Bias;
  • Sudah usang;
  • atau bahkan tidak memiliki dasar faktual.

Karena itu, redaksi wajib memeriksa kembali informasi kepada sumber yang relevan, dokumen resmi, data primer, narasumber, atau referensi lain yang dapat dipertanggungjawabkan.

Larangan Fabrikasi

Rakyat-Indonesia.com melarang penggunaan AI untuk:

  • Menciptakan kutipan palsu;
  • Membuat narasumber fiktif;
  • Mengarang data;
  • Membuat peristiwa yang tidak pernah terjadi;
  • Mengubah fakta agar terlihat lebih menarik;
  • Membuat bukti palsu;
  • atau memproduksi informasi yang dapat menyesatkan publik.

Konten jurnalistik wajib bersumber dari fakta yang dapat diverifikasi.

Penggunaan AI dalam Penulisan Berita

AI dapat digunakan untuk membantu proses penulisan berita, namun tidak boleh menggantikan proses jurnalistik.

Sebelum dipublikasikan, berita yang disusun dengan bantuan AI harus diperiksa oleh editor atau jurnalis manusia untuk memastikan:

  • Fakta benar;
  • Konteks tidak berubah;
  • Kutipan sesuai sumber;
  • Nama dan jabatan benar;
  • Angka dan tanggal akurat;
  • Tidak ada kesimpulan yang tidak didukung fakta;
  • serta tidak terdapat pelanggaran etika jurnalistik.

Transparansi

Rakyat-Indonesia.com dapat memberikan penjelasan apabila penggunaan AI memiliki pengaruh substantif terhadap suatu konten.

Penanda dapat diberikan apabila AI digunakan secara dominan dalam:

  • Pembuatan ilustrasi;
  • Pembuatan visual sintetis;
  • Produksi audio sintetis;
  • Produksi video sintetis;
  • atau proses lain yang berpotensi membuat pembaca salah memahami asal-usul materi.

Redaksi dapat menggunakan keterangan seperti:

“Ilustrasi dibuat dengan bantuan AI.”

atau:

“Visual ini merupakan ilustrasi berbasis AI dan bukan dokumentasi peristiwa.”

Visual dan Gambar Berbasis AI

Rakyat-Indonesia.com dapat menggunakan AI untuk membuat ilustrasi visual.

Visual berbasis AI tidak boleh digunakan untuk menipu pembaca dengan memberikan kesan bahwa gambar tersebut merupakan foto jurnalistik asli dari suatu peristiwa.

Apabila visual berbasis AI dapat menimbulkan kesalahpahaman, redaksi wajib memberikan keterangan yang jelas bahwa gambar tersebut merupakan ilustrasi.

Foto Jurnalistik

Foto jurnalistik yang menggambarkan peristiwa nyata tidak boleh dimanipulasi menggunakan AI sehingga mengubah substansi kejadian.

Penyuntingan dasar seperti:

  • Pemotongan;
  • Penyesuaian pencahayaan;
  • Penyesuaian kontras;
  • atau perbaikan teknis ringan,

dapat dilakukan sepanjang tidak mengubah fakta visual.

Penambahan atau penghilangan objek yang dapat mengubah makna peristiwa tidak dibenarkan.

Deepfake dan Konten Sintetis

Rakyat-Indonesia.com tidak menggunakan atau menyebarkan konten deepfake yang dapat menyesatkan publik.

Apabila deepfake menjadi objek pemberitaan, redaksi wajib menjelaskan konteks dan sifat konten tersebut secara jelas.

Konten sintetis yang menyerupai tokoh publik, narasumber, atau peristiwa nyata harus diperlakukan secara hati-hati agar tidak dianggap sebagai dokumentasi asli.

Perlindungan Narasumber dan Data

Informasi sensitif, data pribadi, dokumen rahasia, maupun identitas narasumber yang dilindungi tidak boleh dimasukkan ke sistem AI eksternal tanpa pertimbangan keamanan yang memadai.

Redaksi wajib menjaga:

  • Kerahasiaan sumber;
  • Informasi off the record;
  • Data pribadi;
  • Dokumen investigasi;
  • dan materi lain yang bersifat sensitif.

Penggunaan AI tidak boleh mengorbankan perlindungan terhadap sumber jurnalistik.

Hak Cipta

Penggunaan AI harus memperhatikan ketentuan mengenai hak cipta dan kekayaan intelektual.

Redaksi wajib berhati-hati dalam menggunakan:

  • Foto;
  • Ilustrasi;
  • Artikel;
  • Musik;
  • Video;
  • maupun materi pihak lain

sebagai bahan dalam proses berbasis AI.

AI tidak boleh digunakan sebagai alasan untuk mengabaikan hak cipta atau atribusi terhadap pemilik karya.

AI dan Plagiarisme

Rakyat-Indonesia.com tidak membenarkan penggunaan AI untuk melakukan plagiarisme.

Konten yang dihasilkan dengan bantuan AI harus tetap melalui proses editorial dan tidak boleh menjiplak secara tidak sah karya pihak lain.

Apabila menggunakan sumber eksternal, atribusi harus diberikan secara layak sesuai konteks jurnalistik.

AI dan SEO

AI dapat digunakan untuk membantu:

  • Riset kata kunci;
  • Penyusunan meta description;
  • Optimasi judul;
  • Pengelompokan topik;
  • dan kebutuhan teknis SEO.

Namun optimasi SEO tidak boleh mengorbankan akurasi, konteks, atau kualitas jurnalistik.

Judul tidak boleh dibuat menyesatkan semata-mata untuk mengejar klik.

AI dan Konten Komersial

AI dapat digunakan dalam produksi materi advertorial, iklan, atau sponsored content.

Konten komersial tetap harus diberi penanda yang jelas dan tidak boleh disamarkan sebagai berita independen.

Koreksi Konten Berbasis AI

Jika ditemukan kesalahan dalam konten yang dibuat atau dibantu dengan AI, Rakyat-Indonesia.com akan melakukan:

  • Koreksi;
  • Pembaruan;
  • Ralat;
  • Penambahan penjelasan;
  • atau pencabutan apabila diperlukan.

Tanggung jawab atas kesalahan tetap berada pada redaksi, bukan pada teknologi AI yang digunakan.

Penggunaan AI oleh Jurnalis dan Kontributor

Jurnalis, redaktur, editor, dan kontributor Rakyat-Indonesia.com yang menggunakan AI wajib tetap mematuhi:

  • Kode Etik Jurnalistik;
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber;
  • Kebijakan Editorial;
  • Ketentuan perlindungan sumber;
  • dan kebijakan internal perusahaan.

Penggunaan AI tidak membebaskan jurnalis dari tanggung jawab profesional.

Evaluasi Kebijakan

Teknologi AI berkembang dengan cepat. Karena itu, Rakyat-Indonesia.com dapat memperbarui kebijakan ini sesuai perkembangan teknologi, standar jurnalistik, ketentuan hukum, serta kebutuhan redaksi.

Setiap perubahan akan berlaku sejak dipublikasikan pada halaman ini.

Pengaduan

Apabila pembaca menemukan konten yang diduga menggunakan AI secara tidak tepat atau menyesatkan, pengaduan dapat disampaikan kepada:

Email:
redaksi@rakyat-indonesia.com

Telp/WhatsApp:
0857-5049-3769

Redaksi akan melakukan pemeriksaan dan mengambil tindakan sesuai kebijakan editorial yang berlaku.


RAKYAT-INDONESIA.COM
Suara Publik, Fakta Indonesia

Penerbit: PT BORNEO MEDIA SIBER NUSANTARA
Tergabung dalam: BMSN Network